sejarah komputer

SEJARAH KOMPUTER

Sejak dahulu kala, proses pengolahan data telah dilakukan oleh manusia. Manusia juga menemukan alat-alat mekanik dan elektronik untuk membantu manusia dalam penghitungan dan pengolahan data supaya bisa mendapatkan hasil lebih cepat. Komputer yang kita temui saat ini adalah suatu evolusi panjang dari penemuan-penemuan manusia sejah dahulu kala berupa alat mekanik maupun elektronik.

Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanja, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang menghubungkan berbagai tempat di dunia.

Sejarah Komputer menurut periodenya adalah:

  1. 1. ALAT HITUNG TRADISIONAL dan KALKULATOR MEKANIK

Abacus, yang muncul sekitar 5000 tahun yang lalu di Asia kecil dan masih digunakan di beberapa tempat hingga saat ini dapat dianggap sebagai awal mula mesin komputasi. Alat ini memungkinkan penggunanya untuk melakukan perhitungan menggunakan biji-bijian geser yang diatur pada sebuah rak. Para pedagang di masa itu menggunakan abacus untuk menghitung transaksi perdagangan. Seiring dengan munculnya pensil dan kertas, terutama di Eropa, Abacus kehilangan popularitasnya.

Setelah hampir 12 abad, muncul penemuan lain dalam hal mesin komputasi. Pada tahun 1642, Blaise Pascal (1623-1662), yang pada waktu itu berumur 18 tahun, menemukan apa yang ia sebut sebagai kalkulator roda numerik (numerical wheel calculator) untuk membantu ayahnya melakukan perhitungan pajak. Kotak persegi kuningan ini yang dinamakan Pascaline, menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung bilangan berbasis sepuluh. Kelemahan alat ini adalah hanya terbatas untuk melakukan penjumlahan.

Tahun 1694, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Leibniz (1646-1716) memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat mengalikan. Sama seperti pendahulunya, alat mekanik ini bekerja dengan menggunakan roda-roda gerigi. Dengan mempelajari catatan dan gambar-gambar yang dibuat oleh Pascal, Leibniz dapat menyempurnakan alatnya.

Barulah pada tahun 1820, kalkulator mekanik mulai populer. Charles Xavier Thomas de Colmar menemukan mesin yang dapat melakukan empat fungsi aritmatik dasar. Kalkulator mekanik Colmar, arithometer, mempresentasikan pendekatan yang lebih praktis dalam kalkulasi karena alat tersebut dapat melakukan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dengan kemampuannya, arithometer banyak dipergunakan hingga masa Perang Dunia I. Bersama-sama dengan Pascal dan Leibniz, Colmar membantu membangun era komputasi mekanikal.

Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang profesor matematika Inggris, Charles Babbage (1791-1871). Tahun 1812, Babbage memperhatikan kesesuaian alam antara mesin mekanik dan matematika yaitu mesin mekanik sangat baik dalam mengerjakan tugas yang sama berulangkali tanpa kesalahan; sedang matematika membutuhkan repetisi sederhana dari suatu langkah-langkah tertenu. Masalah tersebut kemudain berkembang hingga menempatkan mesin mekanik sebagai alat untuk menjawab kebutuhan mekanik. Usaha Babbage yang pertama untuk menjawab masalah ini muncul pada tahun 1822 ketika ia mengusulkan suatu mesin untuk melakukan perhitungan persamaan differensial. Mesin tersebut dinamakan Mesin Differensial. Dengan menggunakan tenaga uap, mesin tersebut dapat menyimpan program dan dapat melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis.

Setelah bekerja dengan Mesin Differensial selama sepuluh tahun, Babbage tiba-tiba terinspirasi untuk memulai membuat komputer general-purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Asisten Babbage, Augusta Ada King (1815-1842) memiliki peran penting dalam pembuatan mesin ini. Ia membantu merevisi rencana, mencari pendanaan dari pemerintah Inggris, dan mengkomunikasikan spesifikasi Analytical Engine kepada publik. Selain itu, pemahaman Augusta yang baik tentang mesin ini memungkinkannya membuat instruksi untuk dimasukkan ke dalam mesin dan juga membuatnya menjadi programmer wanita yang pertama. Pada tahun 1980, Departemen Pertahanan Amerika Serikat menamakan sebuah bahasa pemrograman dengan nama ADA sebagai penghormatan kepadanya.

Mesin uap Babbage, walaupun tidak pernah selesai dikerjakan, tampak sangat primitif apabila dibandingkan dengan standar masa kini. Bagaimanapun juga, alat tersebut menggambarkan elemen dasar dari sebuah komputer modern dan juga mengungkapkan sebuah konsep penting. Terdiri dari sekitar 50.000 komponen, disain dasar dari Analytical Engine menggunakan kartu-kartu perforasi (berlubang-lubang) yang berisi instruksi operasi bagi mesin tersebut.

Pada 1889, Herman Hollerith (1860-1929) juga menerapkan prinsip kartu perforasi untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus sebelumnya yang dilakukan di tahun 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro tersebut memperkirakan bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.

Hollerith menggunakan kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel. Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga dapat ditekan secara drastis. Hollerith kemudian mengembangkan alat tersebut dan menjualnya ke masyarakat luas. Ia mendirikan Tabulating Machine Company pada tahun 1896 yang kemudian menjadi International Business Machine (1924) setelah mengalami beberapa kali merger. Perusahaan lain seperti Remington Rand and Burroghs juga memproduksi alat pembaca kartu perforasi untuk usaha bisnis. Kartu perforasi digunakan oleh kalangan bisnis dn pemerintahan untuk permrosesan data hingga tahun 1960.

Pada masa berikutnya, beberapa insinyur membuat penemuan baru lainnya. Vannevar Bush (18901974) membuat sebuah kalkulator untuk menyelesaikan persamaan differensial di tahun 1931. Mesin tersebut dapat menyelesaikan persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan akademisi. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan. Pada tahun 1903, John V. Atanasoff dan Clifford Berry mencoba membuat komputer elektrik yang menerapkan aljabar Boolean pada sirkuit elektrik. Pendekatan ini didasarkan pada hasil kerja George Boole (1815-1864) berupa sistem biner aljabar, yang menyatakan bahwa setiap persamaan matematik dapat dinyatakan sebagai benar atau salah. Dengan mengaplikasikan kondisi benar-salah ke dalam sirkuit listrik dalam bentuk terhubung-terputus, Atanasoff dan Berry membuat komputer elektrik pertama di tahun 1940. Namun proyek mereka terhenti karena kehilangan sumber pendanaan.

 

  1. 2. KOMPUTER GENERASI PERTAMA

Dengan terjadinya Perang Dunia Kedua, negara-negara yang terlibat dalam perang tersebut berusaha mengembangkan komputer untuk mengeksploitasi potensi strategis yang dimiliki komputer. Hal ini meningkatkan pendanaan pengembangan komputer serta mempercepat kemajuan teknik komputer. Pada tahun 1941, Konrad Zuse, seorang insinyur Jerman membangun sebuah komputer Z3, untuk mendisain pesawat terbang dan peluru kendali.

Pihak sekutu juga membuat kemajuan lain dalam pengembangan kekuatan komputer. Tahun 1943, pihak Inggris menyelesaikan komputer pemecah kode rahasia yang dinamakan Colossus untuk memecahkan kode-rahasia yang digunakan Jerman. Dampak pembuatan Colossus tidak terlalu mempengaruhi perkembangan industri komputer dikarenakan dua alasan. Pertama, colossus bukan merupakan komputer serbaguna general-purpose computer), ia hanya didisain untuk memecahkan kode rahasia. Kedua, keberadaan mesin ini dijaga kerahasiaannya hingga satu dekade setelah perang berakhir.

Usaha yang dilakukan oleh pihak Amerika pada saat itu menghasilkan suatu kemajuan lain. Howard H. Aiken (1900-1973), seorang insinyur Harvard yang bekerja dengan IBM, berhasil memproduksi kalkulator elektronik untuk US Navy. Kalkulator tersebut berukuran panjang setengah lapangan bola kaki dan memiliki rentang kabel sepanjang 500 mil. The Harvd-IBM Automatic Sequence Controlled Calculator, atau Mark I, merupakan komputer relai elektronik. Ia menggunakan sinyal elektromagnetik untuk menggerakkan komponen mekanik. Mesin tersebut beropreasi dengan lambat (ia membutuhkan 3-5 detik untuk setiap perhitungan) dan tidak fleksibel (urutan kalkulasi tidak dapat diubah). Kalkulator tersebut dapat melakukan perhitungan aritmatik dasar dan persamaan yang lebih kompleks.

Perkembangan komputer lain pada masa ini adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC), yang dibuat oleh kerjasama antara pemerintah Amerika Serikat dan University of Pennsylvania. Terdiri dari 18.000 tabung vakum, 70.000 resistor, dan 5 juta titik solder, komputer tersebut merupakan mesin yang sangat besar yang mengkonsumsi daya sebesar 160kW. Komputer ini dirancang oleh John Presper Eckert (1919-1995) dan John W. Mauchly (1907-1980), ENIAC merupakan komputer serbaguna (general purpose computer) yang bekerja 1000 kali lebih cepat dibandingkan Mark I.
Pada pertengahan 1940-an, John von Neumann (1903-1957) bergabung dengan tim University of Pennsylvania dalam usha membangun konsep desin komputer yang hingga 40 tahun mendatang masih dipakai dalam teknik komputer.

Von Neumann mendesain Electronic Discrete Variable Automatic Computer(EDVAC) pada tahun 1945 dengan sebuah memori untuk menampung baik program ataupun data. Teknik ini memungkinkan komputer untuk berhenti pada suatu saat dan kemudian melanjutkan pekerjaannya kembali. Kunci utama arsitektur von Neumann adalah unit pemrosesan sentral (CPU), yang memungkinkan seluruh fungsi komputer untuk dikoordinasikan melalui satu sumber tunggal. Tahun 1951, UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) yang dibuat oleh Remington Rand, menjadi komputer komersial pertama yang memanfaatkan model arsitektur von Neumann tersebut. Baik Badan Sensus Amerika Serikat dan General Electric memiliki UNIVAC. Salah satu hasil mengesankan yang dicapai oleh UNIVAC dalah keberhasilannya dalam memprediksi kemenangan Dwilight D. Eisenhower dalam pemilihan presiden tahun 1952.

Komputer Generasi pertama dikarakteristik dengan fakta bahwa instruksi operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode-biner yang berbeda yang disebut “bahasa mesin” (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya. Ciri lain komputer generasi pertama adalah penggunaan tube vakum (yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar) dan silinder magnetik untuk penyimpanan data.

  1. KOMPUTER GENERASI KEDUA

Pada tahun 1948, penemuan transistor sangat mempengaruhi perkembangan komputer. Transistor menggantikan tube vakum di televisi, radio, dan komputer. Akibatnya, ukuran mesin-mesin elektrik berkurang drastis. Transistor mulai digunakan di dalam komputer mulai pada tahun 1956. Penemuan lain yang berupa pengembangan memori inti-magnetik membantu pengembangan komputer generasi kedua yang lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan lebih hemat energi dibanding para pendahulunya. Mesin pertama yang memanfaatkan teknologi baru ini adalah superkomputer. IBM membuat superkomputer bernama Stretch, dan Sprery-Rand membuat komputer bernama LARC. Komputer-komputer ini, yang dikembangkan untuk laboratorium energi atom, dapat menangani sejumlah besar data, sebuah kemampuan yang sangat dibutuhkan oleh peneliti atom. Mesin tersebut sangat mahal dan cenderung terlalu kompleks untuk kebutuhan komputasi bisnis, sehingga membatasi kepopulerannya. Hanya ada dua LARC yang pernah dipasang dan digunakan: satu di Lawrence Radiation Labs di Livermore, California, dan yang lainnya di US Navy Research and Development Center di Washington D.C. Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan untuk menggantikan kode biner.

Pada awal 1960-an, mulai bermunculan komputer generasi kedua yang sukses di bidang bisnis, di universitas, dan di pemerintahan. Komputer-komputer generasi kedua ini merupakan komputer yang sepenuhnya menggunakan transistor. Mereka juga memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini: printer, penyimpanan dalam disket, memory, sistem operasi, dan program. Salah satu contoh penting komputer pada masa ini adalah IBM 1401 yang diterima secara luas di kalangan industri. Pada tahun 1965, hampir seluruh bisnis-bisnis besar menggunakan komputer generasi kedua untuk memproses informasi keuangan.

Program yang tersimpan di dalam komputer dan bahasa pemrograman yang ada di dalamnya memberikan fleksibilitas kepada komputer. Fleksibilitas ini meningkatkan kinerja dengan harga yang pantas bagi penggunaan bisnis. Dengan konsep ini, komputer dapat mencetak faktur pembelian konsumen dan kemudian menjalankan desain produk atau menghitung daftar gaji. Beberapa bahasa pemrograman mulai bermunculan pada saat itu. Bahasa pemrograman Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN) mulai umum digunakan. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat, dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Hal ini memudahkan seseorang untuk memprogram dan mengatur komputer. Berbagai macam karir baru bermunculan (programmer, analyst, dan ahli sistem komputer). Industri piranti lunak juga mulai bermunculan dan berkembang pada masa komputer generasi kedua ini.

  1. 4. KOMPUTER GENERASI KETIGA

Walaupun transistor dalam banyak hal mengungguli tube vakum, namun transistor menghasilkan panas yang cukup besar, yang dapat berpotensi merusak bagian-bagian internal komputer. Batu kuarsa (quartz rock) menghilangkan masalah ini. Jack Kilby, seorang insinyur di Texas Instrument, mengembangkan sirkuit terintegrasi (IC: integrated circuit) di tahun 1958. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa. Para ilmuwan kemudian berhasil memasukkan lebih banyak komponen-komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semikonduktor. Hasilnya, komputer menjadi semakin kecil karena komponen-komponen dapat dipadatkan dalam chip. Kemajuan komputer generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating system) yang memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasi memori komputer.

  1. KOMPUTER GENERASI KEEMPAT

Setelah IC, tujuan pengembangan menjadi lebih jelas yaitu mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Large Scale Integration (LSI) dapat memuat ratusan komponen dalam sebuah chip. Pada tahun 1980-an, Very Large Scale Integration (VLSI) memuat ribuan komponen dalam sebuah chip tunggal.Ultra-Large Scale Integration (ULSI) meningkatkan jumlah tersebut menjadi jutaan. Kemampuan untuk memasang sedemikian banyak komponen dalam suatu keping yang berukuran setengah keping uang logam mendorong turunnya harga dan ukuran komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan kehandalan komputer. Chip Intel 4004 yang dibuat pada tahun 1971 membawa kemajuan pada IC dengan meletakkan seluruh komponen dari sebuah komputer (central processing unit, memori, dan kendali input/output) dalam sebuah chip yang
sangat kecil. Sebelumnya, IC dibuat untuk mengerjakan suatu tugas tertentu yang spesifik. Sekarang, sebuah mikroprosesor dapat diproduksi dan kemudian diprogram untuk memenuhi seluruh kebutuhan yang diinginkan. Tidak lama kemudian, setiap perangkat rumah tangga seperti microwave oven, televisi, dan mobil dengan electronic fuel injection dilengkapi dengan mikroprosesor.

Perkembangan yang demikian memungkinkan orang-orang biasa untuk menggunakan komputer biasa. Komputer tidak lagi menjadi dominasi perusahaan-perusahaan besar atau lembaga pemerintah. Pada pertengahan tahun 1970-an, perakit komputer menawarkan produk komputer mereka ke masyarakat umum. Komputer-komputer ini, yang disebut minikomputer, dijual dengan paket piranti lunak yang mudah digunakan oleh kalangan awam. Piranti lunak yang paling populer pada saat itu adalah program word processing dan spreadsheet. Pada awal 1980-an, video game seperti Atari 2600 menarik perhatian konsumen pada komputer rumahan yang lebih canggih dan dapat diprogram.

Pada tahun 1981, IBM memperkenalkan penggunaan Personal Computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor, dan sekolah. Jumlah PC yang digunakan melonjak dari 2 juta unit di tahun 1981 menjadi 5,5 juta unit di tahun 1982. Sepuluh tahun kemudian, 65 juta PC digunakan. Komputer melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang berada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop).
IBM PC bersaing dengan Apple Macintosh dalam memperebutkan pasar komputer. Apple Macintosh menjadi terkenal karena mempopulerkan sistem grafis pada komputernya, sementara saingannya masih menggunakan komputer yang berbasis teks. Macintosh juga mempopulerkan penggunaan piranti mouse.

Pada masa sekarang, kita mengenal perjalanan IBM compatible dengan pemakaian CPU: IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV (Serial dari CPU buatan Intel). Juga kita kenal AMD k6, Athlon,dan sebagainya. Ini semua masuk dalam golongan komputer generasi keempat. Seiring dengan menjamurnya penggunaan komputer di tempat kerja, cara-cara baru untuk menggali potensi terus dikembangkan. Seiring dengan bertambah kuatnya suatu komputer kecil, komputer-komputer tersebut dapat dihubungkan secara bersamaan dalam suatu jaringan untuk saling berbagi memori, piranti lunak, informasi, dan juga untuk dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lainnya. Komputer jaringan memungkinkan komputer tunggal untuk membentuk kerjasama elektronik untuk menyelesaikan suatu proses tugas. Dengan menggunakan perkabelan langsung (disebut juga local area network, LAN), atau kabel telepon, jaringan ini dapat berkembang menjadi sangat besar.

  1. 6. KOMPUTER GENERASI KELIMA

Mendefinisikan komputer generasi kelima menjadi cukup sulit karena tahap ini masih sangat muda. Contoh imajinatif komputer generasi kelima adalah komputer fiksi HAL9000 dari novel karya Arthur C. Clarke berjudul 2001:Space Odyssey. HAL menampilkan seluruh fungsi yang diinginkan dari sebuah komputer generasi kelima. Dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence), HAL dapat cukup memiliki nalar untuk melakukan percapakan dengan manusia, menggunakan masukan visual, dan belajar dari pengalamannya sendiri.

Walaupun mungkin realisasi HAL9000 masih jauh dari kenyataan, banyak fungsi-fungsi yang dimilikinya sudah terwujud. Beberapa komputer dapat menerima instruksi secara lisan dan mampu meniru nalar manusia. Kemampuan untuk menterjemahkan bahasa asing juga menjadi mungkin. Fasilitas ini tampak sederhan. Namun fasilitas tersebut menjadi jauh lebih rumit dari yang diduga ketika programmer menyadari bahwa pengertian manusia sangat bergantung pada konteks dan pengertian daripada sekedar menterjemahkan kata-kata secara langsung.

Banyak kemajuan di bidang disain komputer dan teknologi semakin memungkinkan pembuatan komputer generasi kelima. Dua kemajuan rekayasa yang terutama adalah kemampuan pemrosesan paralel, yang akan menggantikan model von Neumann. Model von Neumann akan digantikan dengan sistem yang mampu mengkoordinasikan banyak CPU untuk bekerja secara serempak. Kemajuan lain adalah teknologi superkonduktor yang memungkinkan aliran elektrik tanpa ada hambatan apapun, yang nantinya dapat mempercepat kecepatan informasi.

Jepang adalah negara yang terkenal dalam sosialisasi jargon dan proyek komputer generasi kelima. Lembaga ICOT (Institute for new Computer Technology) juga dibentuk untuk merealisasikannya. Banyak kabar yang menyatakan bahwa proyek ini telah gagal, namun beberapa informasi lain bahwa keberhasilan proyek komputer generasi kelima ini akan membawa perubahan baru paradigma komputerisasi di dunia. Kita tunggu informasi mana yang lebih valid dan membuahkan hasil.

7. KOMPUTER GENERASI KE ENAM ( Masa Depan KE-6)

Dengan Teknologi Komputer yang ada saat ini, agak sulit untuk dapat membayangkan bagaimana komputer masa depan. Dengan teknologi yang ada saat ini saja kita seakan sudah dapat “menggenggam dunia”.Dari sisi teknologi beberapa ilmuwan komputer meyakini suatu saat tercipta apa yang disebut dengan biochip yang dibuat dari bahan protein sitetis.Robot yang dibuat dengan bahan ini kelak akan menjadi manusia tiruan.Sedangkan teknologi yang sedang dalam tahap penelitian sekarang ini yaitu mikrooptik serta input-output audio yang mungkin digunakan oleh komputer yang akan datang.Ahli-ahli sains komputer sekarang juga sedang mencoba merancang komputer yang tidak memerlukan penulisan dan pembuatan program oleh pengguna.Komputer tanpa program (programless computer) ini mungkin membentuk ciri utama generasi komputer yang akan datang.

Kemungkinan Komputer Masa Depan

Secara prinsip ciri-ciri komputer masa mendatang adalah lebih canggih dan lebih murah serta memiliki kemampuan diantaranya melihat,mendengar,berbicara,dan berpikir serta mampu membuat kesimpulan seperti manusia.Ini berarti komputer memiliki kecerdasan buatan yang mendekati kemampuan dan prilaku manusia.Kelebihan lainnya lagi,kecerdasan untuk memprediksi sebuah kejadian yang akan terjadi,bisa berkomunikasi langsung dengan manusia,dan bentuknya semakin kecil.Yang jelas komputer masa depan akan lebih menakjubkan.

Sumber:

http://www.bismillahslamet.com/2009/08/sejarah-komputer-dan-perkembangannya.html

http://fadel05.tripod.com/komputer/sejarah.html

Dipublikasi di komputer, sejarah, sejarah komputer | Tag , , , , | 2 Komentar

Karam

Karang jiwa, lelaplah tidurmu
Selimutilah pantai pasir yang berserakan
nikmati nyanyian ombak dan
curahan hati burung hantu

Pergilah duka, menautlah luka
Bekulah ia dalam mimpi hari esok
Jadikan ia pelajaran sejarah
bagi kanak jiwamu di kala lusa
bacakan padanya di saat ia menangisi luka lecet hidup ini

Ketika mentari mengusir kabut esok hari
lihatlah camar menari
Bermain kejar-kejaran dengan ketam
Berpacu dengan gemerisik angin

Senyumlah laut, senyumlah pantaiku
karamlah karam, lenyapalah karam.

190914 rawang

Dipublikasi di Uncategorized | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

pengantar sederhana manajemen aksi

PENGANTAR SEDERHANA MENGENAI MANAJEMEN AKSI

Dipublikasi di politik, umum, Uncategorized | Tag , , , , | Meninggalkan komentar

Contoh Puisi Nasehat

SENANDUNG KERETA KUDA

Ada resah di dalam dada

Yang belum dapat dicerita

Menjadi misteri kereta kuda.

Tetap lah laju kereta kuda

Meski esok kepastian tiada

Jaga semangat membara

Bangunkan hari-hari dengan cinta

Biar semerbak jalan berwarna

Kereta kuda.

Meski cibir dan hina

Umpat serta cela

Menghantui dan mengejarmu bak serigala

Tetaplah memaafkan dan bahagia

Karena di sebaliknya ada ampunan sang kuasa

Kereta kuda.

Walau panas, hujan menerpa

Tetaplah kau waspada

Karena lengah menetaskan bahaya

Kereta kuda.

Walau dihargai seperak saja

Puji syukur senantiasa

Karena bahagia itu sederhana:

Tersenyum dan bersyukur akan nikmat-Nya.

Kereta kuda.

Meski tertatih sakit mendera

Di balik congkak para penguasa

Tetaplah manis tutur bahasa

Karena bahasa itu berbisa

Pandai menerkam lagi menyiksa

Kereta kuda.

Dipublikasi di puisi, sastra, seni/sastra | Tag , , | Meninggalkan komentar

Tarjih dan Tajdid

  1. A.     PENDAHULUAN

Diakui atau tidak realitas keagamaan telah mengalami kemunduran yang sangat tragis. Di bidang ilmu hukum misalnya, kebekuan hukum islam nampak jelas terjadi di tengah-tengah kerumunan umat islam yang “notabene” sangat menjunjung tinggi ilmu pengetahuan. Sebagai contoh adalah begitu banyak umat islam yang memahami sumber ajaran islam (alquran dan assunnah) secara tekstual. Hal ini berakibat timbulnya gerakan-gerakan keagamaan yang beku dan “monoton”. Dan yang lebih ironis adalah dengan tanpa melakukan pengkajian mendalam terhadap sumber-sumber ajaran agama islam khususnya berkaitan dengan sunnah nabawiyah, begitu mudahnya mereka menetapkan hukum-hukum agama islam sehingga timbullah bid’ah-bid’ah dalam hukum islam.

Di bidang pemikiran pun terjadi kebuntuan, sehingga sikap fanatisme golongan merebak di mana-mana. Hal ini merupakan perwujudan dari pemahaman tertutupnya pintu ijtihad. Akhir dari semua ini adalah saling menyalahkan dan pengkultusan terhadap tokoh tertentu yang dianggap berpengaruh dalam kelompoknya.

Lain lagi halnya dengan masyarakat awam yang memiliki akar budaya agama dan kepercayaan nenek moyang yang sangat kental. Mereka dengan tanpa ilmu pengetahuan dan pengkajian yang mendalam telah melahirkan peradaban baru dalam agama islam ini dengan cara mencampur adukkan antara kebiasaan ritual agama dan atau kepercayaan nenek moyang mereka ke dalam islam. Sehingga timbul masyarakat yang mempercayai tahayyul dan khurafat.

Permasalahan di atas merupakan penyakit masyarakat yang sudah mewabah, baik di Indonesia bahkan di dunia sekali pun. Sehingga penyakit ini pula yang melatar belakangi munculnya gerakan tajdid (pembaharuan) pola pikir dengan menggunakan berbagai metode pendekatan.

Muhammadiyah sebagai gerakan keagamaan yang bergerak di bidang sosio cultural dalam perkembangannya selalu akan berusaha merespon berbagai perkembangan dengan tetap merujuk kepada sumber hukum islam (arruj’u ilal qur-an wa assunnah almaqbulah). Diakui atau tidak, di satu sisi sejarah selalu melahirkan persoalan dan di sisi lain islam menawarkan referensi normatif atas persoalan tersebut. Dan Muhammadiyah berusaha menyelesaikan persoalan tersebut dengan membawanya ke ranah ke-Ilahian. Orientasi ke-Ilahian inilah yang menjadi pembeda antara Muhammadiyah dengan organisasi sosio lainnya. Baik dalam hal merumuskan masalah, menjelaskan, maupun dalam menyusun kerangka penyelesaiannya.

Pemikiran keislaman itu meliputi semua bidang kehidupan agama secara praktis, dan wacana moralitas publik dalam merespon keberlansungan kehidupan masyarakat. Setiap detik dan menit selalu ada masalah hangat yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemikir-pemikir keislaman. Muhammadiyah sebagai organisasi yang berbasis agama merasa berkewajiban untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut, baik secara hermeuneutik (kritis-konstruktif) antara normativitas addin sebagai agama yang memiliki aturan jelas dan permanen, historis penafsiran kata din itu sendiri, realitas mutakhir serta masa depan agama dan penganutnya.

Untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang pelik ini, perlu adanya perhatian serius. Sehingga diharapkan arruhul ijtihad wa tajdid dapat terus tumbuh dan berkembang di tengah-tengah gagap gempita globalisasi.

Pemahaman sumber ajaran islam yang berupa  Alquran dan assunnah almaqbulah harus dilakukan secara komprehensif integralistik melalui pendekatan bayani (semantik atau kebahasaan), burhani (rasionalistik atau penalaran), dan irfani (filosofis atau kemaslahatan).

  1. MANHAJ TARJIH

Tarjih berasal dari kata rajjaha-yurajjihu-tarjiihan, yang mengandung makna mengambil sesautu yang lebih kuat. Menurut istilah ahli ushul fiqh adalah usaha yang dilakukan oleh mujtahid untuk mengemukakan satu antara dua jalan (dalil) saling bertentangan, karena memiliki kelebihan yang lebih kuat dari yang lainnya.

Sebagai mana yang tertulis dalam matan keyakinan dan cita-cita hidup muhammadiyah kata tarjih dalam istilah persyerikatan Muhammadiyah bermakna, membanding-bandingkan pendapat dalam musyawarah dan kemudian mengambil mana yang lebih kuat.

Pada tahap awal berdirinya, manhaj tarjih hanya berfungsi untuk membanding-bandingkan dalil dari beberapa hukum. Akan tetapi berkembang sesuai dengan perkembangan masalah yang kekinian, kemudian menjadi usaha-usaha mencari ketentuan hukum bagi masalah yang baru yang mana tidak atau belum ada dibicarakan oleh para ulama dan pemikir islam.

Dalam berijtihad majlis tarjih menggunakan tiga macam bentuk pendekatan:

  1. Ijtihad bayani; menjelaskan teks alquran dan hadits yang masih mujmal (umum), atau memiliki makna ganda, atau kelihatan bertentangan, atau sejenisnya yang kemudian dilakukan jalan tarjih.
  2. Ijtihad Qiyasi; penggunakan metode qiyas untuk menetapkan ketentuan hukum yang tidak atau belum ditentukan oleh alquran atau pun hadits.
  3. Ijtihad isthilahi; menetapkan hukum yang tidak ada nash-nya secara khusus berdasarkan illat, dengan tujuan kemaslahatan umat.

Dalam manhaj tarjih, untuk menentukan suatu hukum harus dilakukan ijtihad jama’i. Dengan demikian pendapat perorangan anggota majlis tidak dipandang kuat. Kemudian manhaj ini juga tidak mengikat diri dalam satu atau lebih pandangan mazhab. Majlis ini juga bersikap toleran, sehingga pengkultusan terhadap putusan majlis tarjih dianggap salah.

Dalam perkara aqidah hanya haits-hadits mutawatir saja yang diambil. Namun demikian dalam majlis tarjih ijma’ pendapat sahabat sama sekali tidak ditolak. Dalam pengambilan hukum terhadap hal yang mubah namun memiliki pertimbangan kekhawatiran maka majlis ini menggunakan kaidah saddu dzara’i. Dan yang lebih penting adalah majlis ini melakukan penentuan suatu hukum dengan cara pengkajian nash secara komprehensif dan tidak terputus, serta dalam pengamalan agama lebih cenderung menggunakan kaidah taisir (memudahkan).

  1. C.    MANHAJ IJTIHAD
    1. Pengertian istilah

Ijtihad: mencurahkan segenap kemampuan berfikir dalam menggali dan merumuskan ajara islam baik di bidang aqidah, hukum, tasawuf, filsafat, maupun disiplin ilmu lainnya yang berlandaskan alquran dan assunnah almaqbulah.

Ittiba’: mengikuti pemikiran ulama dengan mengetahui dalil dan argumentasinya.

Taqlid: mengikuti pemikiran ulama tanpa mengetahui dalil dan ergumentasinya.

Talfiq: menggabungkan beberapa pendapat syar’i. Talfiq terjadi dalam konteks ittiba’ dan taqlid.

Tarjih: proses dalam menetapkan suatu hukum dalam suatu permasalahan dengan mengambil dan menetapkan dalil yang lebih kuat (rajih).

Tajdid: pembaharuan yang memiliki dua makna, pertama pemurnian (tajdidu salafy), kedua pengembangan (tajdidu tathwiri).

Assunnah almaqbulah: perkataan, perbuatan, dan ketetapan nabi saw yang menurut analisis memenuhi kriteria shahih dan hasan.

  1. Sumber hukum dan kedudukan ijtihad
    1. Dasar mutlak dalam penetapan hukum Islam adalah al-Qur’an dan al-Hadits as-syarif.
    2. Bilamana perlu dalam menghadapi soal-soal yang telah terjadi dan dihajatkan untuk  diamalkannya,  mengenai hal-hal yang tak berhubungan dengan ibadah maghdah padahal untuk alasannya tidak terdapat dalam al-quran dan assunnah ashshihah, maka jalan untuk mengetahui hukumnya adalah dengan jalan ijtihad dan istinbath dari nash-nash yang ada berdasarkanpersamaan illat sebagaimana yang telah dilakukan oleh ulama salaf dan khalaf.
  1. Pengertian, posisi, dan ruang lingkup ijtihad

Ijtihad hukum adalah mencurahkan segenap kemampuan berfikir dalam menggali dan merumuskan hukum syar’i yang bersifat zhanni dengan menggunakan metode tertentu yang dilakukan oleh orang yang berkompenten baik secara metodis maupun permasalahan. (manhaj tarjih: 7)

Posisi ijtihad bukan merupakan sebagai hukum melainkan sebagai metode penetapan hukum, sedangkan fungsi ijtihad adalah sebagai metode untuk merumuskan ketetapan hukum yang belum terumuskan oleh alquran dan assunnah.

Ruang lingkup ijtihad meliputi:

  1. Masalah-masalah yang terdapat dalam dalil-dalil zhanni
  2. Masalah-masalah yang secara eksplisit tidak terdapat di dalam alquran dan assunnah.
  1. D.    MANHAJ TAJDID
    1. Pemikiran Islam

Membedakan pemikiran islam dengan islam sangatlah penting. Islam merupakan suatu ranah wahyu yang berperan sebagai petunjuk bagi umat manusia secara universal. Sedangkan pemikiran islam bukanlah wilayah yang bebas dari intervensi historisitas (kepentingan) kemanusiaan. Pemikiran islam tidak bercita-cita mencampuri nash-nash wahyu yang tidak berubah melalui pengubahan baik penambahan atau pengurangan maupun penghapusan.

  1. Sumber pemikiran islam.

Islam sebagai addin memiliki dua sumber yang tak tergugat yaitu alquran dan assunnah. Sementara itu pemikiran islam memiliki tiga sumber pngetahuan, teks, ilham atau intuisi dan realitas. Yang dimaksudkan dengan teks adalah meliputi teks-teks keagamaan baik alquran dan assunnah maupun teks-teks hasil interpretasi dalam hal pemikiran islam. Yang kedua intuisi, adalah penemuan rahasia-rahasia keislaman melalui iktisyaf. Dan yang terakhir, realitas, merupakan penemuan realitas kealaman dan realitas kemanusiaan.

  1. Fungsi pemikiran islam

Pemikiran islam dibangun dan dibentuk  untuk mendukung universalitas islam sebagai petunjuk bagi penganut islam menuju kesalihan individu dan kesalihan sosial yang berhubungan erat dengan moralitas publik.

Lingkup kesalihan individu berhubungan dengan prektek-prektek keagamaan sehari-hari yang menyangkut moralitas pribadi. Sedangkan kesalihan publik berkenaan dengan respon terhadap wacana kotemporer, seperti masalah keagamaan, sosial, budaya, keberagaman agama, HAM, gender, dll, sehingga merumuskan dan melakukan dalam praktek sosial bernegara dan berbangsa.

  1. Metodologi pemikiran islam

Ada dua macam kebenaran yang dikenal dalam islam. Pertama ikhbari dan kedua nahari. Kebenaran ikhbari merupakan kebenaran wahyu yang datang langsung dari Allah. Dan yang kedua adalah kebenaran yang diperoleh dari proses ta’aqquli.

Mungkin kita sepakat, bahwa ada tiga tentang waktu; dulu-sekarang-akan datang. Ketiga rentang waktu ini sangat mempengaruhi tingkat pemahaman pemikiran baik oleh penulis, pembaca, maupun audiens. Oleh karena itu perlu adanya penyesuaian cara mentafsirkan dan penyajiannya terhadap perkembangan zaman. Inilah yang disebut dengan lingkaran hermeneutika. Dalam lingkaran hermeneutik (kritik konstuktif) maka seorang muslim tidak perlu lagi harus mengulang-ulang tradisi lama yang memang sudah usang untuk konteks kekinian dan kedisinian, meski bukan berarti menerima modernitas secara begitu saja. Jadi kewajiban seorang muslim tidak perlu lagi membaca teks-teks keagamaan baik wahyu maupun realitas secara monoton, tapi harus produktif (alqiraah almuntijah) atau bukan sekedar mengulang tradisi lama untuk memecahkan masalah baru, fleksibel (tidak kaku) dan terbuka atas kritik, imajinatif dalam arti kata membuka horizon pemahaman dan pendalaman baru melelaui iktisyaf, dan kreatif dalam memunculkan wilayah-wilayah baru pemikiran. Sebagai akibatnya, wacana keislaman kotemporer benar benar  mampu bersaing dengan perkembangan zaman.

  1. Prinsip Pengembanagan Pemikiran Islam

Prinsip-prinsip yang menjadi orientasi pemikiran islam antara lain:

  1. Prinsip konservasi, upaya pelestarian konsep-konsep dasar keagamaan yang terangkul dalam alquran dan assunnah, serta pemurnian ajaran islam dari kontaminasi budaya kuno leluhur dan budaya kekinian yang menyelimpang dari alquran dan assunnah.
  2. Prinsip inovasi, melakukan penyempurnaan ajaran islam untuk memenuhi tuntutan realitas kekinian kehidupan penganut islam.
  3. Prinsip kreasi, prinsip ini merupakan penciptaan pemikiran secara kreatif, konstruktif dalam menanggapi permasalahan aktual dengan cara penyesuaian nilai-nilai diluar islam secara selektif ke dalam tubuh islam.
  1. E.     KESIMPULAN

Dalam perkembangan zaman yang semakin lama semakin maju dan perkembangan pola pikir yang semakin lama semakin berkembang. Dirasa sangat perlu adanya sebuah perubahan di dalam pengembangan pola pikir masayarakat yang dewasa ini sudah mulai kembali jumud (membeku). Serta untuk menanggulangi penyakit masyarakat seperti tingkat kepercayaan kepada tahayyul, praktek ibadah bid’ah, dan kepercayaan khurafat masyarakat primitif model lama, maka diperlukan pemurnian akidah dan hukum-hukum agama dengan metode tajdid dan tarjih.

Dipublikasi di fiqh, pendidikan | Tag | Meninggalkan komentar

Seni Teater (Sejarah, Pengertian, dan Bentuk)

SENI TEATER A.‎ Sejarah Teater Kata tater atau drama berasal dari bahasa Yunani ”theatrom” yang berarti seeing Place ‎‎(Inggris). Tontonan drama memang menonjolkan percakapan (dialog) dan gerak-gerik para ‎pemain (aktif) di panggung. Percakapan dan gerak-gerik itu memperagakan cerita yang tertulis … Baca lebih lanjut

Galeri | Tag , , , , , | Meninggalkan komentar