RPP

pbastainker.blogspot.com
by; domi putra
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 

Mata Pelajaran : Bahasa Arab
Satuan Pendidikan : Madrasah Tsanawiyah
Sekolah : MTsN MODEL Sungai Penuh
Kelas / Semester : II
Alokasi waktu : 2 X 45 menit
Tahun Pelajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Menguasai 250 kosakata baru dengan struktur kalimat (tarikh al-kalimat) yang benar dan baik sesuai dengan tema-tema yang tersedia dalam materi pokok, peserta didik memiliki skill untuk memahami teks-teks berbahasa Arab serta menggunakannya dalam bahasa percakapan dan insya’ muwajjah.
Kompetensi dasar : Dengan menggunakan 25-30 mufradat baru dan struktur kalimat yang mengandung bentuk-bentuk kata isim, fi’il, dan harfun, peserta didik mampu membaca, memahami, berbicara dan menulis dalam insya’ muwajjah sesuai tema materi pokok.
Indikator : a. Kosakata;
• Siswa mampu mengucapkan mufradat (kosakata).
• Siswa mampu menterjemahkan mufradat.
b. Tata Bahasa;
• Siswa membedakan mufradat, mana yang isim, fi’il dan huruf.
tujuan pebelajaran : a. Diharapkan siswa mampu mengucapkan mufradat dengan benar.
b. Diharapkan siswa mampu menterjemahkan mufradat dengan benar.
c. Diharapkan siswa mampu menerapkan stuktur kalimat dan menetukan jabatan dalam kalimat sempurna.
Materi pokok : a. Kosakata tentang isim, fi’il dan harfun.
b. Struktur kalimat yang mengandung bentuk-bentuk kata isim, fi’il dan harfun.

Kegiatan pembelajaran : a. Kegiatan awal:
• 15 menit pertama mengecek kehadiran siswa.
• Mengevaluasi siswa mengenai materi pertemuan yang lalu.
b. Kegiatan Inti:
• Mendengarkan bacaan sisiwa, satu paragrap persiswa.
• Membacakan kembali teks tersebut di depan siswa secara benar.
• Mengajak siswa membuka kamus untuk mencari kosakata yang dianggap sulit.
• Menjelaskan jabatan kata dalam kalimat.
• Meminta siswa untuk mencari contoh isim, fi’il dan hiruf selain yang berada di dalam teks.
c. Kegiatan Penutup:
• Memberikan tugas berkenan materi pokok.
Media dan Sumber Pemelajaran: – Buku paket
– Kamus
– Papan tulis
– Spidol
– Kertas yang telah ditulis kosakata, dan kemudian dipotong-potong menjadi kecil.
Penilaian :
• Siswa diminta untuk menjelaskan pengertian isim, fi’il dan huruf, serta contoh-contohnya!

GURU BIDANG STUDI

……..

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Mata Pelajaran : Bahasa Arab
Satuan Pendidikan : Madrasah Aliyah
Sekolah : MAN 1 Sungai Penuh
Alokasi waktu : 2X 45 menit
Kelas / Semester :II
Tahun Pelajaran : 2009-2010
Standar Kompetensi : Menguasai 250 kosakata baru dengan struktur kalimat (tarikh al-kalimat) yang benar dan baik sesuai dengan tema-tema yang tersedia dalam materi pokok, peserta didik memiliki skill untuk memahami teks-teks berbahasa Arab serta menggunakannya dalam bahasa percakapan dan insya’ muwajjah.
Kompetensi dasar : Dengan menggunakan 25-30 mufradat baru dan struktur kalimat yang mengandung bentuk-bentuk kata al-fa’il dan maf’ulun bih, peserta didik mampu membaca, memahami, berbicara dan menulis dalam insya’ muwajjah sesuai tema materi pokok.
Indikator : a. Struktur kalimat
• Sisiwa mampu menerapkan struktur dan menentukan jabatan dalam kalimat sempurna.
b. Menulis
• Siswa mampu menyusun kata yang diberikan secara acak sehingga menjadi kalimat sempurna.
• Siswa mampu memahami dan membedakan antara fa’il dan maf’ulun bih.
Tujuan pembelajaran :a. Supaya sisiwa mampu mengenali bentuk kalimat dan unsur-unsur kalimat yang sempurna.
b. Supaya siswa mampu menerapkan atau menyusun sebuah kalimat yang sempurna dan sesuai kaidah bahasa arab.
c. siswa diharapkan mampu membuat sebuah contoh kalimat yang mengandung fail dan mafulun bih dalam bentuk sebuah karya tulis.

Materi pokok : a. Membaca teks yang mengandung fa’ilun dan maf’ulun bih.
b. Latihan menulis kalimat dengan mufradat dan stuktur kalimat yan mengandung fa’il dan maf’ulun bih.
Kegiatan pembelajaran : a. Kegiatan awal
• 15 menit pertama mengecek kehadiran siswa.
• Mengevaluasi siswa mengenai materi pertemuan yang lalu.
b. Kegiatan Inti
• Mendengarkan bacaan sisiwa, satu paragrap persiswa.
• Membacakan kembali teks tersebut di depan siswa secara benar.
• Menjelaskan fungsi fa’il dan maf’ulun bih dalam kalimat sempurna.
• Menjelaskan perbedaan antara fa’il dan maf’ulun bih.
• Memberikan kata-kata acak dan meminta siswa untuk mnyusunnya menjadi kalimat sempurna.
c. Kegiatan Penutup
• Memberikan tugas berkenan materi pokok.
Media dan sumber pembelajaran: – Buku paket
– Kamus
– Artikel yang berkenaan materi.
– Papan tulis
– Spidol
– Kertas yang telah dituliskan kata-kata acak, dan kemudian dipotong-potong menjadi kecil.
Penilaian :
• Siswa diminta untuk menjelaskan pengertian fa’ilun dan maf’ulun bih, serta contoh-contohnya!
• Siswa diminta untuk menulis contoh kalimat yang mengandung fa’ilun dan ma’ulun bih.

GURU BIDANG STUDI

……..

Diposkan oleh hima-pba stain di 03.55 0 komentar

//

Selasa, 22 Juni 2010

 

PEDOMAN SKRIPSI

a Naskah diketik dengan huruf times new roman ukuran 12. b Huruf miring (italic) atau huruf khusus lain dapat dipakai hanya untuk tujuan tertentu, misalnya untuk menandai istilah asing. c Lambang, huruf Yunani, atau tanda-tanda yang tidak dapat diketik, harus ditulis dengan rapi memakai tinta hitam. 5.2.2 Bilangan dan satuan a Bilangan diketik dengan angka Arab, kecuali pada permulaan kalimat. b Bilangan desimal ditandai dengan koma (bukan titik), kecuali numerik hasil cetakan dari paket program komputasi. Jumlah bilangan di belakang koma harus sama untuk hasil pengukuran dari populasi atau sampel yang sama (hal ini untuk menandai tingkat akurasi atau ralat pengukuran). c Satuan dinyatakan dengan singkatan resmi tanpa titik di belakangnya, kecuali pada akhir suatu kalimat. Penulisan nama satuan yang berasal dari nama orang, apabila tidak disingkat maka penulisan huruf pertama tidak boleh menggunakan huruf kapital. 5.2.3 Jarak baris Jarak antara 2 baris dibuat 1,5 spasi, kecuali intisari atau abstract, kutipan langsung, judul tabel, judul gambar, keterangan gambar, dan daftar pustaka, yang diketik dengan jarak 1 spasi ke bawah. Persamaan-persamaan matematika diketik dengan jarak spasi sesuai kebutuhan dan harus proporsional. 5.2.4 Batas tepi a. Tepi atas : 4 cm, b. Tepi bawah : 3 cm, c. Tepi kiri : 4 cm, dan d. tepi kanan : 3 cm. 5.2.5 Pengisian ruangan Ruangan yang terdapat pada halaman naskah harus diisi penuh, artinya pengetikan harus dimulai dari batas tepi kiri sampai ke batas tepi kanan, dan jangan sampai ada ruangan yang terbuang, kecuali kalau akan memulai alinea baru, persamaan, tabel, gambar, subjudul atau hal-hal khusus. 5.2.6 Alinea baru Alinea baru dimulai pada ketikan yang ke-6 dari batas tepi kiri. 5.2.7 Permulaan kalimat Bilangan, lambang, atau persamaan matematik yang memulai suatu kalimat harus dieja, misalnya: Sembilan vektor gaya… 5.2.8 Judul, subjudul, anak subjudul, dan lain-lain a Judul (bab), harus ditulis seluruhnya dengan huruf kapital, diketik dengan cetak tebal atau diberi garis bawah tanpa diakhiri dengan titik, diatur simetris, jarak dari tepi atas adalah 4 cm. Penomoran judul (bab) menggunakan angka Romawi kapital (I, II, III, dan seterusnya). b Subjudul (subbab), ditulis rata kiri, semua kata dimulai dengan huruf kapital (kecuali kata hubung dan kata depan), diketik dengan cetak tebal atau diberi garis bawah tanpa diakhiri dengan titik. Kalimat pertama sesudah subjudul (subbab) dimulai dengan alinea baru. Penomoran subjudul (subbab) menggunakan angka Arab maksimal tiga bilangan. c Anak subjudul (anak subbab), diketik dengan cetak tebal atau garis bawah, dimulai dari batas tepi kiri, hanya huruf pertama saja yang berupa huruf kapital, tanpa diakhiri dengan titik. Kalimat pertama sesudah anak subjudul (anak subbab) dimulai dengan alinea baru. Penomoran anak subjudul (anak subbab) menggunakan angka Arab (1, 2, 3, dan seterusnya). d Subanak subjudul (subanak subbab), ditulis mulai dari ketikan yang ke-6 diikuti dengan titik dan semuanya diketik dengan huruf miring atau diberi garis bawah. Kalimat pertama yang menyusul kemudian, diketik terus ke belakangnya (arah ke kanan) dalam satu baris dengan subanak subjudul (subanak subbab). Subanak subjudul (subanak subbab) dapat juga ditulis langsung berupa kalimat (sebagai bagian dari kalimat), tetapi yang berfungsi sebagai subanak subjudul (subanak subbab) ditempatkan di awal kalimat dan diketik dengan huruf miring atau diberi garis bawah. Penomoran subanak subjudul (subanak subbab) menggunakan huruf Latin kecil (a, b, c, dan seterusnya). 5.2.9 Rincian ke bawah Jika pada penulisan naskah terdapat rincian yang harus disusun ke bawah, pakailah nomor urut dengan angka atau huruf (numbering) sesuai dengan derajat rincian. Penggunaan tanda-tanda khusus (bullets) yang ditempatkan di depan rincian tidak diperbolehkan. 5.2.10 Letak simetris Tabel, gambar, persamaan, judul (bab), dan subjudul (subbab) diletakkan simetris terhadap tepi kiri dan tepi kanan pengetikan. 5.3 Penomoran 5.3.1 Penomoran halaman a Bagian awal skripsi, mulai dari halaman judul sampai ke intisari/abstract, diberi nomor halaman dengan menggunakan angka Romawi kecil (i, ii, iii, dan seterusnya). b Bagian utama dan bagian akhir skripsi, mulai dari pendahuluan (BAB I) sampai ke halaman terakhir (termasuk Lampiran) diberi nomor dengan menggunakan angka Arab (1,2,3, dan seterusnya). c Nomor halaman ditempatkan 1,5 cm di sebelah kanan atas, kecuali kalau ada judul (bab) pada bagian atas halaman tersebut maka nomor halamannya ditempatkan di tengah bawah 1,5 cm dari tepi bawah. 5.3.2 Penomoran tabel dan gambar Tabel dan gambar diberi nomor urut menggunakan angka Arab 5.3.3 Penomoran persamaan Nomor urut persamaan yang berbentuk rumus matematika, persamaan reaksi, atau lainnya ditulis dengan angka Arab di dalam tanda kurung ( ) dan ditempatkan di dekat batas tepi kanan (right justify). 5.4 Tabel dan Gambar 5.4.1 Tabel a Nomor tabel yang diikuti judul tabel ditempatkan simetris di atas tabel tanpa diakhiri dengan titik. b Tabel tidak boleh dipenggal. Kalau tabel melebihi 1 halaman maka pada halaman lanjutan tabel dicantumkan nomor tabel dan diberi kata (lanjutan) tanpa judul. c Kolom-kolom diberi nama dan dijaga agar pemisahan antarkolom cukup tegas. d Tabel yang melebihi lebar kertas sehingga dibuat memanjang kertas (landscape) maka bagian atas tabel harus diletakkan di sebelah kiri kertas. e Tabel diketik simetris. f Tabel yang lebih dari 2 halaman atau yang harus dilipat, ditempatkan pada lampiran. 5.4.2 Gambar a Bagan, grafik, peta, dan foto semuanya disebut gambar (tidak dibedakan). b Nomor gambar yang diikuti judul gambar ditempatkan simetris di bawah gambar tanpa diakhiri dengan titik. c Gambar tidak boleh dipenggal. d Gambar yang melebihi lebar kertas sehingga dibuat memanjang kertas (landscape) maka bagian atas gambar harus diletakkan di sebelah kiri kertas. e Letak gambar diatur agar simetris. f Keterangan gambar ditempatkan di tempat-tempat yang lowong di dalam gambar dan tidak boleh ditempatkan di halaman lain. g Skala pada grafik harus dibuat agar mudah dipakai untuk mengadakan interpolasi atau ekstrapolasi. Skala dan satuan pada grafik harus dibuat sejelas mungkin. h Gambar yang berbentuk peta harus dibuat dengan memenuhi kaidah-kaidah pemetaan (kartografi). Reproduksi peta menggunakan fotokopi yang bisa mengubah skala hanya diijinkan apabila dalam peta terdapat skala batang. Apabila menggunakan peta dasar, harus disebutkan sumber dan tahun penerbitannya. 5.5 Bahasa 5.5.1 Bahasa yang dipakai Bahasa yang dipakai adalah Bahasa Indonesia yang baku (ada subyek dan predikat, ditambah dengan obyek dan keterangan). 5.5.2 Bentuk kalimat Kalimat menggunakan bentuk pasif (tidak boleh menampilkan orang pertama dan orang kedua). Pada penyajian ucapan terimakasih pada prakata, saya diganti dengan penulis. 5.5.3 Istilah a. Istilah yang digunakan adalah istilah Indonesia atau yang sudah diindonesiakan. b. Penggunaan istilah asing harus diketik dengan huruf miring. 5.5.4 Hal-hal yang perlu diperhatikan a Kata penghubung, misalnya sehingga dan sedangkan, tidak boleh digunakan sebagai awal kalimat. b Kata depan, misalnya pada, jangan diletakkan di depan subyek agar tidak merusak susunan kalimat. c Kata di mana dan dari, sebagai terjemahan where dan of dalam bahasa Inggris sebaiknya jangan dipakai karena bukan bentuk baku dalam bahasa Indonesia. d Awalan ke dan di harus dibedakan dengan kata depan ke dan di. e Pemenggalan kata agar disesuaikan dengan kaidah Bahasa Indonesia yang benar. f Tanda baca harus digunakan dengan tepat, dan pengetikannya harus melekat tanpa spasi pada huruf awal atau huruf akhir kata yang dikenai tanda baca. 5.6 Penulisan Nama Penulisan nama mencakup nama penulis yang diacu dalam uraian, daftar pustaka, nama yang lebih dari satu suku kata, nama dengan garis penghubung, nama yang diikuti dengan singkatan, dan derajat kesarjanaan. 5.6.1 Nama penulis yang diacu dalam uraian Pengacuan nama penulis menggunakan nama akhir atau nama keluarga, kalau lebih dari 2 orang, hanya nama akhir penulis pertama yang dicantumkan diikuti dengan dkk: a Menurut Wangness (1975) …. b Kuat medan antara 2 pelat sejajar (Halliday dan Resnick, 1986) adalah sebesar …… c Identifikasi radionuklida alam di perairan Semarang dapat ditentukan secara spektrometri gamma (Sasongko dkk, 1996) …. Keterangan enulis pada contoh (c) ada 4 orang, yaitu Sasongko, D.P., Subagyo, A., Sumedi, dan Hadiyarto, A. 5.6.2 Nama penulis dalam daftar pustaka Dalam daftar pustaka, semua penulis harus dicantumkan namanya (tidak boleh hanya penulis pertama ditambah dkk): a Sasongko, D.P., Subagyo, A., Sumedi, Hadiyarto, A., 1996, …… b Tidak boleh hanya: Sasongko, D.P. dkk. 5.6.3 Nama penulis lebih dari satu suku kata Jika nama penulis lebih dari satu suku kata, cara penulisannya menggunakan nama akhir, nama keluarga atau nama utama, diikuti koma, singkatan nama-nama lainnya masing-masing diikuti titik: a Albert Einstein ditulis: Einstein, A. b Paul Albert Maurice Dirac ditulis: Dirac, P.A.M. Catatan: Untuk nama Indonesia (Jawa) yang tidak memiliki nama keluarga, karena belum ada pembakuan cara penulisan nama maka penulisannya mengikuti keinginan penulisnya dalam menuliskan namanya. Nasio Asmoro Hadi ditulis: Hadi, N.A., atau Asmorohadi, N., atau Nasio Asmoro Hadi, atau Nasio Asmorohadi. Untuk nama akhir yang menggunakan awalan, dituliskan nama akhirnya dengan awalan tetapi penempatannya mengikuti huruf pertama nama akhir (bukan nama awalannya): van Bammelen, McNamara, deForest Jr., d’Onopko, di Caprio. 5.6.4 Nama dengan garis penghubung Kalau nama penulis dalam sumber aslinya ditulis dengan garis penghubung di antara dua suku katanya, maka keduanya dianggap sebagai satu kesatuan: Dorodjatun Kuntjoro-Jakti ditulis Kuntjoro-Jakti, D. 5.6.5 Nama yang diikuti singkatan Nama yang diikuti dengan singkatan, dianggap bahwa singkatan tersebut menjadi satu dengan suku kata di depannya: Paul AM Dirac ditulis Dirac, P.A.M. 5.7 Catatan Kaki, Istilah Baru dan Kutipan 5.7.1 Catatan kaki Kalau tidak perlu sekali, penggunaan catatan kaki sebaiknya dihindari. 5.7.2 Istilah baru Istilah-istilah baru yang belum dibakukan dalam bahasa Indonesia dapat digunakan asal konsisten. Pada penggunaan yang pertama kali perlu diberikan padanannya dalam bahasa asing (dalam kurung). Kalau istilah baru yang digunakan cukup banyak, sebaiknya dibuatkan daftar istilah di belakang. Contoh: pusa (momentum), pumpun (focus). 5.7.3 Kutipan Kutipan ditulis dalam bahasa aslinya. Kalau lebih dari 3 baris, diketik 1 spasi dan kalau kurang dari 3 baris diketik 1,5 spasi. Kutipan diketik menjorok ke dalam. Tidak diterjemahkan tetapi boleh dibahas sesuai dengan kata-kata penulis. 5.7.4 Kata Arab Transliterasi kata-kata Arab mengikuti SKB Menteri Agama dan Menteri Pendidikan ddan Kebudayaan R.I. 5.7.5 Persamaan, skalar, dan vektor Persamaan matematik ditulis miring, besaran skalar ditulis miring, besaran vektor ditulis tegak dan ditebalkan (bold). Contoh , dan seterusnya.

//

SILABUS DAN SISTEM PENELITIAN

SILABUS DAN SISTEM PENELITIAN Mata pelajaran : Bahasa Arab Satuan pendidikan: Madrasah Aliyah Kelas / Semester : x /i Tahun pelajaran : 2009-2010 Standar kopetensi : Menguasai 250 kosa kata dengan strukter kalimat yang benar dan yang baik sesuai dengantema-tema yang tersedia dalam materi pokok, peserta didik memiliki skill untuk memhami teks-teks berbahasa arab serta menggunakannya dalam percakapan dan insya’ muwajjah no Kopetensi dasar Indikator meteri pengalaman penilaian Alokasi Media / kopetensi pokok belajar Jenis tagihan Bentuk instrumen Contoh instrumen waktu sumber 1 Dengan menggunakan 25-30 mufradat barudan stuktur kalimatyang mengandung bentuk-bentuk kata isim mudzakar muannats, peserta didik mampu membaca, memahami, berbicara dan menulis dalam insya’ muwajjah sesuai tema-tema dalam materi 1. siswa diharapkan mampu mengucapkan mufradat. 2. siswa mampu menterjemahkan mufradat 3.siswa mampu menguasai mufradat Kosa kata tentang 1. siswa mengucapkan mufradat 2. siswa mencari arti mufradat Tugas individu Lisan, pilihan ganda terlampir 2 X 45 menit Buku paket, kamus, spidol, papan tulis, dan benda-benda disekitar siswa. 1. siswa mampu menyusun kalimat 2. siswa mampu menentukan jabatan kata Stuktur tentang 1. siswa menyusun kata-kata menjadi kalimat yang sempurna 2. siswa menentukan jabatan kata dalam kalimat Tugas kelompok, dan tigas individu esay terlampir 2X 45 menit Buku paket 1. siswa diharapkan mampu meahami makna kata 2. siswa mampu membaca teks berbahasa arab Membaca tentang 1. siswa membaca teks berbahasa arab minimal 1 paragraph 2. siswa menyebutkan makna kata Tugas individu Lisan terlampir 2X45 menit Buku paket, kamus 1. siswa mampu mendiskripsikan bentuk mufradat 2. siswa mampu membedakan isim mudzakar dan muannats 3. siswa membuat contoh Berbicara tentang 1. Siswa menjelaskan bentuk mufradat dan perubahan-perubahannya 2. siswa menyebutkan contoh Tugas individu Lisan, tulisan terlampir 2X 45 menit Buku paket 1. siswa mampu membuat contoh kalimat Menulis tentang 1. siswa membuat kalimat yang menggunakan koskata issim mudzakar dan muannats Tugas kelompok tulisan terlampir 1 X 45 menit kamus

Pos ini dipublikasikan di makalah, profesi keguruan, RPP dan tag , , . Tandai permalink.

Terima Kasih Sudah Berkunjung. Jangan Lupa Tinggalkan Komentar atau Jempol Manisnya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s