SAJAK BERPESAN

Duhai kelana dalam hidupan
dengarkan sajak sekedar berpesan;
Memang manusia banyak belang
Salah badan, cacatkan orang
Bintang di langit dapat dibilang
tak sadar muka penuh arang.
Menganjungkan diri bagai pengantin
seperti berdiang di abu dingin
masuk asap keluar angin
 
Duhai muda muka berseri
dengar petuah tua berperi;
Berpolah keji jangan sekali
tercemar sudah segala ahli
 
Sudah juga bijak berpesan;
Janganlah hidup serupa macan
mentang berkuku, niat mencengkram
sekarang berbuat kelak ditanggungkan
 
Usah hidup disesali
meski esok kiamat jadi
mari menyemai benih padi
Perangai elok banyak berarti
Pos ini dipublikasikan di sastra, seni/sastra, Uncategorized dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

Terima Kasih Sudah Berkunjung. Jangan Lupa Tinggalkan Komentar atau Jempol Manisnya.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s